Selasa, 30 September 2025 Kaji Tiru Strategi Peningkatan Indeks Inovasi Daerah (IID) serta Menjajaki Peluang Replikasi Antar Daerah di Bidang Inovasi dan Riset dilaksanakan di Ruang Rapat Danau Kongar Lt. I Bappeda Kab. Muba Rapat dipimpin dan diawali dengan Sambutan/arahan Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kab. Musi Banyuasin Ibu Irma Santi Dewi, S.T, M.A.P. dan dihadiri juga oleh Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Litbang Kab. Banyuasin Bapak M. Defri Adi Shahputra, S.STP, M.Si, dan Tim.
Litbang Bappeda Kab. Musi Banyuasin (Muba) dan Bappeda Litbang Kab. Banyuasin kembali menegaskan komitmen bersama dalam peningkatan Indeks Inovasi Daerah (IID) melalui replikasi inovasi lintas wilayah. Kerja sama yang telah dimulai sejak 2023 ini akan dilanjutkan dan diperpanjang di 2025 ini sebagai bentuk sinergi berkelanjutan antar daerah.
Strategi peningkatan IID mencakup penjaringan inovasi dari OPD dan ASN di masing-masing daerah. Proses penjaringan dan penginputan inovasi dijadwalkan mulai awal 2026 untuk mengejar target capaian IID nasional.
Diskusi juga membahas pengajuan Indikasi Geografis (IG) ke DJKI Kemenkumham, sebagai upaya pelestarian warisan lokal. Selain itu, Litbang Bappeda Kab. Muba dan Bappeda Litbang Kab. Banyuasin juga membahas mengenai penyusunan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah (RIPJPID).
Litbang Bappeda Kab. Muba dan Bappeda Litbang Kab. Banyuasin sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan pertukaran informasi, baik dalam pengembangan inovasi maupun pemajuan IPTEK. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan ekosistem riset dan inovasi yang berkelanjutan serta berdampak nyata bagi masyarakat. Langkah strategis ini menandai babak baru dalam tata kelola inovasi daerah yang inklusif dan berbasis kolaborasi antar wilayah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar